Kimia Kelas 11

Kimia Kelas 11

3.1 Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan kekhasan atom karbon dan golongan senyawanya.

4.1 Membuat model visual berbagai struktur molekul hidrokarbon yang memiliki rumus molekul yang sama.

Kekhasan Atom Karbon – Kimia Kelas 11 – Pengertian dan Jenisnya

Sabtu, 18 Juli 2020

Inilah Kekhasan Atom Karbon yang Harus Kamu Tahu!

Pengertian Karbon

Pernahkah kamu berpikir, sebenarnya karbon itu apa sih? Ini dia jawabannya!

Karbon adalah unsur golongan IV A yang memiliki nomor atom 6. Pada tabel periodik unsur, karbon dilambangkan dengan huruf C dan tergolong sebagai unsur nonlogam. Ternyata, karbon merupakan unsur terbanyak nomor empat di alam semesta dan nomor dua di dalam tubuh manusia, lho

It means, di dalam tubuhmu tersimpan banyak sekali unsur karbon. Salah satu alasan karbon mudah ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari adalah karena karbon mudah berikatan dengan unsur lain membentuk ribuan senyawa. That’s amazing, kan?

Senyawa karbon harus memiliki jumlah minimal karbon sebanyak satu. Tapi, jarang sih senyawa karbon yang hanya punya satu atom karbon. Jumlah dan bentuk rantai atom karbon itulah yang menyebabkan atom karbon memiliki kekhasan yang tidak dimiliki atom lain. Lalu, apa saja kekhasan atom karbon yang harus kamu tahu?

Kekhasan Atom Karbon

Adapun kekhasan atom karbon adalah sebagai berikut.

1. Atom karbon memiliki 4 elektron valensi

Berdasarkan konfigurasi elektronnya, atom karbon memiliki 4 elektron valensi atau 4 elektron di kulit terluarnya. Nah, keberadaan elektron valensi ini yang berperan penting untuk membentuk ikatan kimia. Setiap atom mampu membentuk kestabilan, termasuk juga atom karbon. 

Untuk mencapai kestabilan, atom ini membutuhkan 4 elektron lain dengan cara membentuk ikatan kovalen. Hanya atom karbonlah yang mampu membentuk ikatan kovalen 4 buah untuk mencapai keadaan oktet.

2. Jari-jari atom karbon relatif kecil

Jika dilihat di tabel periodik unsur, atom karbon berada di periode 2. Artinya, atom karbon hanya memiliki 2 kulit terluar. Dengan demikian, jari-jari atomnya juga pasti kecil. Besar kecilnya jari-jari atom berpengaruh pada kuat tidaknya ikatan yang terbentuk. Mengingat jari-jari atom karbon relatif kecil, ikatan kovalen yang terbentuk akan relatif kuat.

3. Atom karbon dapat membentuk rantai karbon

Kehadiran 4 elektron valensi di atom karbon, nampaknya membawa sejuta manfaat bagi umat. Bagaimana tidak, dengan adanya 4 elektron valensi inilah atom karbon mampu membentuk ikatan kovalen dengan rantai karbon yang sangat panjang. Baik ikatan kovalen tunggal, rangkap 2, bahkan rangkap 3. Tidak hanya itu, karon juga bisa membentuk rantai siklik atau melingkar.

Jenis Atom Menurut Ikatan Antaratomnya

Berdasarkan jenis ikatan antaratomnya, senyawa yang mengandung karbon bisa dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

1. Ikatan jenuh (ikatan tunggal)

Terjadinya ikatan jenuh jika masing-masing atom karbon memberikan sebuah electron. Hal itu akan membentuk sepasang electron milik bersama. Untuk lebih jelasnya, simak gambar berikut.

2. Ikatan tidak jenuh (ikatan rangkap)

Ikatan jenuh adalah jenis ikatan di mana dua buah atom karbon memberikan lebih dari satu elektron. Akibatnya, jumlah pasangan elektron yang dimiliki bersama lebih dari satu pasang. Adapun contoh ikatannya akan ditunjukkan oleh gambar berikut.

Jenis Karbon berdasarkan Bentuk Rantai Atom Karbonnya

Berdasarkan bentuk rantai atom karbonnya, senyawa hidrokarbon bisa dibagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

1. Rantai karbon alifatik

Rantai karbon alifatik merupakan contoh rantai atom terbuka yang bisa berupa rantai lurus maupun bercabang. Contoh senyawa yang memiliki rantai karbon alifatik adalah n-butana dengan rumus molekul C4H10. Untuk rumus molekul yang sama, contoh rantai alifatik bercabang bisa Quipperian lihat pada 2-metilpropana. Berikut ini gambarnya.

2. Rantai karbon siklik

Jika rantai karbon alifatik bersifat terbuka, berbeda halnya dengan rantai karbon siklik yang bersifat tertutup. Rantai ini memiliki ikatan rangkap di dalamnya. Rantai karbon siklik dibedakan menjadi dua berdasarkan komponen penyusunnya.

  1. Karbosiklik adalah senyawa karbon siklik yang memiliki satu atom C di rantai lingkarnya.
  2. Heterosiklik adalah senyawa yang memiliki atom lain selain C di dalam rantai sikliknya.

3. Rantai karbon aromatis

Rantai karbon aromatis merupakan salah satu bentuk kekhasan atom karbon yang tidak akan bisa ditemukan pada atom-atom lain. Pada rantai karbon aromatis, terdapat 6 atom karbon yang membentuk rantai siklik dengan ikatan rangkap yang berselang-seling. 

Adanya ikatan rangkap yang berselang-seling ini akan memicu terbentuknya awan-awan elektron di sekeliling ikatan rangkap. Nah, senyawa yang memiliki rantai karbon aromatis disebut sebagai benzena. Salah satu contoh benzena adalah natrium benzoat yang biasa digunakan sebagai bahan pengawet makanan.

Itulah pembahasan pertemuan Pertama tentang kekhasan atom karbon. Semoga sahabat siswa-siswi MAS Darunnajah Botong semakin paham dan tambah semangat untuk belajar Kimia. Salah satu trik agar kamu mudah dalam mempelajari Kimia adalah dengan rajin belajar dan berlatih soal. 

admin-masdarunnajahbotong
https://masdarunnajahbotong.sch.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *